Tim Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Kunjungi Pengungsi Rohingya di Bireuen.
Tim Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri (PPLN) Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) Republik Indonesia, mengunjungi Gedung SKB Cot Gapu Bireuen, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, Senin, 27/11/2023.
Kedatangan rombongan dari Jakarta dan Banda Aceh melihat kondisi pengungsi Rohingya 36 orang yang ditampung sementara di tempat tersebut.
Tim Satgas Penanganan Pengungsi Luar Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia Benny M Siregar bersama Brigjen Pol Herman Sikumbang MM dari Baharkam Polri, UNHCR Indonesia, IOM , Imigrasi Banda Aceh dan lainnya disambut Pj Bupati Bireuen, Kapolres Bireuen, Dandim 0111/Bireuen dan pejabat lainnya langsung ke lokasi penampungan.
Para pengungsi Rohingya yang ditampung di SKB Cot Gapu Bireuen merupakan para Rohingya yang muncul mengetuk pintu rumah warga Matang Pasi, Peudada Bireuen pada 16 Oktober lalu.
Para imigran Rohingya tersebut berjumlah 36 orang terdiri dari laki-laki dewasa 14 orang, perempuan dewasa 12 orang dan anak–anak 10 orang, menurut informasi mereka terdiri delapan keluarga.
Setiba di tempat penampungan, Benny M Siregar yang didampingi Pj Bupati Bireuen, Dandim dan pejabat lainnya menanyakan kapan mereka tiba di Bireuen pada Kapolres Bireuen.
Kapolres Bireuen AKBP Jatmiko SH MH menjelaskan kehadiran mereka waktu itu dengan jalan kaki ke rumah warga, sedangkan kapal atau perahu yang mereka tumpangi tidak diketahui. Keduanya terlihat berbicara panjang lebar menyangkut kedatangan para pengungsi.
Usai mendapat penjelasan tersebut, Benny Siregar berbicara dengan Faisal salah seorang perwakilan UNHCR yang ada di Bireuen menyangkut kondisi mereka dan penanganan mereka saat ini.
Dalam pertemuan tersebut seluruh pengungsi Rohingnya berkumpul dalam satu ruangan, kaum ibu bersama anak-anak duduk terpisah dengan kaum laki-laki. Melihat kondisi mereka di ruangan tersebut, Benny M Siregar juga melihat tempat mereka makan di ruangan lainnya.
Selama kunjungan, tim Satgas PPLN dan IOM Indonesia memberikan apresiasi terhadap upaya yang telah dilakukan oleh pihak kepolisian dan pemerintah setempat.
Langkah-langkah konkret dalam penanganan kesehatan, distribusi makanan, serta perhatian terhadap kondisi bangunan penampungan menjadi fokus utama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan hak dasar bagi para pengungsi Rohingya. Semua pihak diharapkan terus bersinergi untuk menjaga kondisi yang aman dan layak bagi mereka.